Senin, 04 Oktober 2010

4 hari awal Oktober

1-10-2010, awal oktober dimulai dengan suatu duka. Tetangga yang juga masih saudara meninggal. Di pagi buta aku terhenyak oleh tangisan histeris. Maka kutemui kabar yang memiluka itu. Untuk pertama kali aku membantu proses penyiapan jenazah. Meski tidak terlalu berat, hal yang paling membekas adalah saat aku ikut memegang kain penutup saat jenazah dimandikan. Tubuhnya lemas tak berdaya, layaknya tidur namun tiada hangat dari tubuhnya.Terpancar dari kedua putranya rasa kesefihan yang sangat dalam. Inilah waktu yang pertama dan terakhir untuk membasuh tubuh ayah mereka. Aku yang juga telah kehilangan ayah ikut merasakannya. Terlebih saat itu aku belum dapat melakukan apa-apa. Aku ingin sekali berbakti seperti mereka, namun apa daya, biarlah semua itu menjadi kenangan yang memilukan.
Hari itu kuputuskan untuk izin dari sekolah. Aku teringat seminggu yang lalu tenda yang sama berdiri di samping rumahku. Saat itu adalah hari bahagia untuk beliau, mengiringi kebahagiaan putranya yang menikah. Namun kini tenda itu berfiri kembali, namun untuk mengiringi kepergiaanya.
hari itu kuhabiskan dengan bersimpati. Hingga tiba waktu jenazah dikuburkan. Adzan dan iqomah yang terakhir yang berkumandang untuk beliau menusuk hati. Kapankah untukku??
Setelah itu kembali untuk beristirahat. Melanjutkan sms yang tidak jelas menemani dari seseorang. Sayang sore itu harus berakhir dengan mengecewakan. Merasa terkhianati oleh seseorang, namun munkin hanya salah paham.

2-10-2010, kembali ke aktivitas semula. Pelajaran berlalu dengan dua kali jam kosong berisi tugas titipan. Menjelang sore ekskul jurnalistik membahas kesiapan. Beruntung karena pembimbing kami habis ultah kita mendapat minuman jelly. Terlalu manis dan ku susul dengan permen membuat tenggorokanku sakit. Dilanjutkan dengan rapat kidung, sayang lagi-lagi aku merasa dikhianati oleh orang-orang yang kupercaya, munkin raasa lelah ini penyebabnya. Rapat kidung seperti biasanya santai dan penuh tawa meski sempat terjadi ketegangan.
Begitu selesai, fitengah hujan kunekatkan untuk mengembalikan komik yang kupinjam di rental. Tubuhku semakin payah..

3-10-2010, hari minggu tidaklah cerah bagiku. Tenggorokanku benar-benar menjadi parah. Sakitnya membuat tubuhku demam. Kuhabiskan hari itu dengan tidur yang tidak nyeyak. Aku merasa perasaanku yang kacau dari dua hari sebelumnya ikut memperparah keadaanku. ku coba untuk membahagiakan diriku kembali. Kusempatkan untuk mengsms orang yang spesial, kukatakan aku butuh penghibur. Oke aku dapatkan untuk beberapa menit namun dia hilang setelahnya. Aku tidak boleh memaksa, aku takut terjadi salah paham kembali.
Malamku penuh kebingungan karena tugas belum ku print. akhirnya aku urunkan niatku karena tubuhku benear-benar tak berdaya. Hanya tidur menerima sms dari teman-teman yang berkeperluan. dan FBan dengan seseorang yang baru kukenal lebih dekat dan cukup mengasyikkan.

4-10-2010, hari ini tidak berangkat sekolah kembali. Sadar masih belum pulih dan seharian bakal menatap komputer kuputuskan untuk tetep di rumah. Kembali tidur dan alhasil cukup memulihkan kondisi meski belum 100%.

aku berharap segera sembuh, karena banyak hal yang harus ditaklukan di bulan Oktober ini, bulan yang selalu ku anggap istimewa.

2 komentar:

  1. Saya ikut berbelasungkawa yaa. Semoga arwah almarhum di terima di sisi-Nya yg paling mulia. Cheer up! Post'y update truz yaa

    BalasHapus
  2. Saya ikut berbelasungkawa yaa. Cheer up! Post'y update truz yaa

    BalasHapus